fbpx

Meningkatkan Conversion Rate di Landing Page Anda

Hallo guys, selamat datang kembali di rekano.com disini dan beruntung sekali Anda menemukan tulisan ini karena berisi tentang tips Meningkatkan conversion rate di Landing Page Anda. Bagus tidaknya conversion rate di sebuah Landing Page bisa dilihat bukan berdasarkan anatomi tertentu yang harus di perhatikan, agar landing page Anda itu bisa convert dengan baik, Nah Anda ingin tahu apa rahasianya? Anatomi landing page seperti apa yang tingkat conversionnya itu bisa lebih tinggi dibandingkan dengan Landing Page yang lain?

Ada formulanya dan yang harus Anda lakukan hanya mengikuti formulanya step by step saja Nah.. yang pertama, Anda harus punya Hook yang menarik Headline yang menarik Value Proposition Produk Anda itu harus ada di bagian headline daripada Landing Page Anda Anda harus tahu kalau Perhatian Manusia (human attention) itu sangat singkat sekali. Microsoft Corporation pernah meneliti bahwa Perhatian manusia itu cuma sekitar 8 detik lamanya kalah dengan ikan mas yang bisa 9 detik. Anda tahu kan sekarang kenapa multitasking itu tidak efektif Nah, Hanya ada 20% Orang yang membaca headline Anda akan lanjut membaca Landing Page Anda. Dengan kata lain, kalau Anda tidak mampu menarik perhatian mereka dengan headline atau hook Anda tadi.. Maka.. Anda harus say goodbye untuk conversion rate Landing Page Anda Oke..

Jadi, bikin hook menarik, untuk menarik perhatian mereka Agar mereka terus membaca Landing Page Anda Hingga selesai Lalu gimana cara membuat.. Hook atau headline yang menarik? Setiap dari Anda pasti punya target audience yang berbeda-beda itu pasti Hook yang menarik untuk audience A Belum tentu bisa menarik untuk audience B. Tips dari saya adalah Pastikan headline Anda itu jelas singkat dan to the point untuk membuat sebuah headline yang panjang mungkin mudah ya. Atau kalau tidak mau repot tinggal pilih saja disini ada banyak Landing Page Templates
anatomi landing page
Memang… untuk membuat headline yang panjang tadi itu menjadi sebuah headline yang singkat tanpa mengubah tujuan dari headline itu sendiri barangkali, jadi mungkin dari awalnya 15 kata jadi 6-8 kata itu butuh skill copywriting atau merangkai kata itu berdasarkan pengalaman saya karena jika headline Anda kepanjangan dan membosankan, maka Anda akan kehilangan audience Anda Ya.. So, make sure headline Anda harus menarik dan tidak membosankan.

Yang kedua.. Anda harus fokus ke elemen visual seperti images, video, design produk yang menarik animasi and so on Andai saja Anda sudah berhasil membuat sebuah headline yang menarik Maka Anda butuh Visual yang menarik untuk bisa membuat mereka terus bertahan di Landing Page Anda Anda tidak bisa cuma mengandalkan tulisan di sepanjang Landing page Anda Semakin bagus kualitas visual Anda Maka Semakin Anda bisa mempertahankan mereka di Landing page Anda yang dimana ujung-ujungnya akan meningkatkan conversion rate daripada Landing page itu sendiri.

Yang ketiga, Jual benefit ketimbang jual fitur Orang beli Bor bukan karena bornya tapi karena lubang yang mereka inginkan dengan kata lain, orang-orang membeli sesuatu bukan karena fiturnya tapi karena benefitnya entah itu bisa menghemat waktunya entah itu bisa menghemat uangnya, tenaganya and so on jadi, jika Landing Page Anda tidak dicantumkan benefit daripada produk Anda disana maka conversion rate Anda itu tidak akan tinggi, ya..

Oh ya, Anda juga tidak bisa sembarangan mencantumkan benefit Anda harus cari tahu terlebih dahulu problem dari target market Anda itu apa Apa yang sedang mereka alami dan, jika produk Anda bisa menyelesaikan masalah mereka Maka itulah itulah benefit yang harus Anda cantumkan Kemudian
landing page konversi tinggi
Yang ke empat, The Only Call To Action jangan menggunakan CTA atau Call To Action yang bermacam-macam di Landing Page Anda. Gunakan Call To Action yang spesifik sesuai dengan goal daripada Landing Page. Jangan ada link lain selain link Call to action itu sendiri, karena itu hanya akan membuat audience Anda itu bingung dan akhirnya keluar dari Landing Page Anda.

Nah setelah Anda membuat headline yang menarik, Punya visual yang keren, sudah menjelaskan tentang benefit daripada produk Anda, dan bagaimana produk Anda bisa membantu target market Anda. Selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah mengarahkan mereka untuk melakukan apa yang Anda inginkan yaitu call to action itu tadi. Entah itu subscribe ke email list Anda kek, atau ambil penawaran Anda kek, daftar webinar atau training Anda, dan sebagainya. Anda bisa saja punya call to action lebih dari satu di Landing Page Anda tapi… pastikan instruksinya adalah sama. Tadi tombol Anda di Landing page itu bisa banyak tapi instruksinya itu harus sama Linknya harus sama yang.

Kelima Gunakan testimoni dan social proof lainnya untuk meningkatkan conversion rate di Landing Page Anda. Dengan adanya testimoni atau mungkin review dari orang lain maka calon customer Anda akan mampu menilai sendiri Apakah produk Anda itu bermanfaat untuk mereka atau tidak cocok untuk mereka atau tidak. Dan testimoni-testimoni itu sangat powerfull sekali dibandingkan dengan apapun yang ada di Landing Page Anda. Sebab, audience Anda akan lebih percaya dengan customer Anda yang lain Ketimbang Anda sebagai penjual, karena penjual kecap manapun akan selalu bilang kecapnya yang terbaik, Betul?

So, Make sure Anda harus gunakan testimoni di Landing Page Anda
https://www.rekano.com/theme/landing-page-templates-type/
Yang ke enam, Tawarkan garansi uang kembali jangan takut untuk menawarkan garansi uang kembali. Ini adalah solusi untuk mereka yang tidak puas dengan produk atau jasa Anda. Anda tahu jika Anda ada masalah dengan kepuasan customer Anda, Anda pasti harus menyelesaikannya. Kalau Anda tidak menyelesaikannya pasti akan berdampak ke brand Anda untuk jangka panjang dan biasanya jalan terbaik adalah dengan REFUND So.

Lebih baik tawarkan garansi refund di awal jika memang begitu, trust me.. conversion rate landing page dengan garansi refund itu akan jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Landing Page tanpa Garansi Refund, Kemudian tips ke – 7

Dan tips terakhir dari saya Yaitu gunakan story telling yang menarik Bawa Audience Anda ke dalam drama People Loves Drama ya, mereka suka cerita itulah alasan kenapa orang-orang betah dengan nonton sinetron di TV Sepanjang hari atau nonton kisah-kisah di youtube, inspiratif yang ada nangis-nangisnya ya, thats story story telling sudah.. tidak asing lagi sudah.. mainstream di dalam dunia marketing tapi jarang di gunakan saya bilang story telling itu selalu efektif dan forever will be So, thats all dari saya 7 tips untuk meningkatkan konversi Landing Page Anda karena iklan di zaman now ini semakin mahal kalau Anda tidak mulai melakukan optimasi maka Anda akan ketinggalan